29 de maio de 2009
28 de maio de 2009
26 de maio de 2009
Catatan Kemarin
Kutemukan di antara tumpukan kertas
coretan tanganmu kemarin
kala kita masih sebangku
mencari ilmu, mendalami kata.
Di sana ada tulisan
kata-katamu bijak bertanya
penuh ragu, dalam kata.
Kini kita tak sebangku lagi
masing-masing pergi mencari jawab
atas tanya kehidupan, dalam dunia.
Ketika kutemukan goresan tanganmu
dalam kata, di antara tumpukan kertas
kembali kau hadir, di sini
dan bertanya lagi, kini dalam diam.
Sahabat,
goresan tanganmu
teman adamu dalam tiadamu
abadi, di sepanjang jalan kenangan!
25 de maio de 2009
Kata-Kata Bijak 20
"O TEU CRISTO É JUDEU, O TEU CARRO JAPONÊS, A TUA PIZA ITALIANA, A TUA DEMOCRACIA É GREGA. O TEU CAFÉ É BRASILEIRO, AS TUAS FÉRIAS TURCAS. OS TEUS NÚMEROS SÃO ÁRABES E O TEU ALFABETO É LATINO. E O TEU VIZINHO ... UM DESPREZIVEL ESTRANGEIRO?" (desconhecido)
###
"Kristus-mu orang Yahudi, mobilmu buatan Jepang, pizamu asal Italia, demokrasimu Yunani. Kopimu asal Brazil, liburanmu Turki. Angka-angkamu dari Arab dan alfabetmu asal Latin. Dan TETANGGAMU ... seorang asing yang tak berguna?"
Etiquetas: kata bijak
22 de maio de 2009
Tanya Tanpa Jawab
Ada yang bertanya di ujung malam: 'ada apa denganmu?'
Dengarkah kau akan tanyanya?
Mungkin tidak, ya mungkin saja tidak
Atau memang kau tak mau peduli
Sebab kau tak mau mengatakan apa-apa tentang adamu
Atau memang kau benar-benar tidak mendengar
Sebab memang tidak ada apa-apa denganmu.
Entah ada entah tiada
Yang pasti
tanya itu berujung tumpul
sebab tiada jawab di ujung malam
20 de maio de 2009
19 de maio de 2009
Ilusi Negara Islam
Sebuah buku baru berjudul "Ilusi Negara Islam: Ekspansi Gerakan Islam Transnasional di Indonesia" diluncurkan Sabtu (16/5) di Hotel Gran Melia Jakarta oleh mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid, alias Gus Dur, mantan Ketua Umum Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif dan tokoh NU A. Mustofa Bisri. Buku ini adalah hasil penelitian dan konsultasi selama lebih dari dua tahun tentang gerakan Islam Transnasional di Indonesia. Buku ini diterbitkan atas kerja sama Gerakan Bhinneka Tunggal Ika, The Wahid Institute dan The Maarif Institute. Buku ini juga akan diperbanyak di 4 negara yakni Turki, Arab Saudi, Inggris dan Amerika Serikat.
Sebuah buku yang berbicara lugas, apa adanya, berangkat dari penelitian dan konsultasi lapangan di 17 Propinsi di Indonesia, juga diperkuat oleh studi sumber-sumber tertulis berkaitan dengan tema ini.
Buku ini tentunya akan mendatangkan kontroversi terutama dari kelompok ekstrem (berita-berita on line mulai "menangkap" geliat ini dengan ancaman segala), tetapi siapa yang berbicara tentang kebenaran siap menghadapi segala tantangan. Salut untuk usaha besar ini.
Kebenaran akan memerdekakan; kejujuran, kerendahan hati, keterbukaan akan melahirkan respek dan hormat. Marilah berdebat secara santun demi kedewasaan berpikir, berpolitik, bermoral, bermartabat dan beriman sebagai warga bangsa dan umat beragama.
Hiduplah pluralisme, toleransi dan respek yang membebaskan. Buku ini dapat dibaca di sini:
Etiquetas: buku, indonesia, islam transnasional, pluralisme
17 de maio de 2009
16 de maio de 2009
Kata-Kata Bijak 19
- A vida já é curta, mas nós tornamo-la ainda mais curta, desperdiçando tempo (Victor Hugo)
Hidup itu singkat, tetapi kita membuatnya menjadi lebih singkat dengan membuang-buang waktu (Victor Hugo)
- A vida é uma criança que é preciso embalar até que adormeça (Voltaire)
Hidup itu bagaikan seorang anak yang perlu dibuai sampai ia tertidur (Voltaire)
- Para o homem, apenas há três acontecimentos: nascer, viver e morrer. Ele não sente o nascer, sofre ao morrer e esquece-se de viver (Jean de la Bruyère)
Untuk manusia hanya ada tiga kejadian: lahir, hidup dan mati. Ia tidak merasakan saat lahir, ia menderita saat meninggal dan ia lupa untuk hidup (Jean de la Bruyere)
- Os homens dizem que a vida é curta, e eu vejo que eles se esforçam para a tornar assim (Jean Jacques Rousseau)
Orang-orang mengatakan bahwa hidup itu singkat, dan saya melihat bahwa mereka memang berusaha untuk menjadikannya demikian (Jean Jacques Rousseau)
- Quem não sabe o que é a vida, como poderá saber o que é a morte? (Confúcio)
Siapa yang tidak mengetahui apa itu hidup, bagaimana ia dapat mengetahui apa itu kematian? (Cong Hu Chu)
Etiquetas: hidup, kata bijak
Hari
Cerah hari baru mengabarkan kasih
mekar di ujung magrib
terbangun oleh kokok ayam
dan riuhnya nyanyian burung pagi
mengabarkan cerah bahagia
hari baru yang baru saja lahir.
Lahir untuk hidup
dab berkembang sepanjang perjalanan waktu
larut dalam kematangan
mencari kasih sempurna.
Senyum terkulum di batas senja
menatap hari berlalu
penuh kenangan dan harapan
tercatat di relung-relung hati
setiap peziarah kasih sejati.
14 de maio de 2009
Menulis dalam Kata
Tak ingin kulepaskan hari berlalu
tanpa menoreh sebaris kata
sebab kuingin berkata-kata
meski dalam diam.
Begitulah ceritanya
ketika kau tancapkan mata
tuk membaca baris-baris kata ini
hingga tuntas di ujung titik
dari kata terakhir di baris ini.
: pikiran cuma bermakna
ketika ditorehkan dalam kata
menjadi kalimat.
Hidup
Hidup mesti dimaknai,
hidup mesti dicintai,
hidup mesti dimengerti,
hidup mesti dihidupi.
Hidup itu anugerah terberi,
hidup itu lautan bakti,
hidup itu samudra abdi,
hidup itu daratan kasih,
buatmu dan buatku,
buat kita abadi,
bermakna saat dimaknai,
berarti kala diberi arti.
Hidup itu punya arti,
hidup itu punya makna,
saat arti dan makna hidup dan dihidupi dalam HIDUP!
Di Bibir Malam
Suara kami mengeluh, hati kami gelisah,
pandangan kami rabun,
memandang cakrawala yang kian pudar,
di ujung senja.
Keluh-kesah jiwa kami,
menanti tangan terulur,
dari jemari terkulai,
menanti dengan rindu
sesuap harapan.
Kami menanti di pinggir malam,
keluh-kesah kami kian melengking,
tanpa suara, tanpa kata.
Di bibir malam,
tak ada yang peduli,
kami kedinginan,
kami kehausan,
kami kelaparan,
tinggal menanti ajal,
di bibir malam,
sebab tak ada yang peduli,
tidak juga kau!
10 de maio de 2009
Malam Fado
Aula Seminari ditata sedemikian rupa, seperti bar, tempat orang menikmati musik sambil makan-minum. Namun karena jenis musik ini sendu, tenang dan meditatif maka makan-minum hanya pada awal dan saat istirahat. Hasil dari malam dana ini berasal dari karcis masuk dan makan-minum yang dipesan. Aula besar Seminari terisi penuh. Sebagian besar permintaan terpaksa tidak dipenuhi karena ketiadaan tempat lagi untuk menampung semua orang. Malam dana ini berjalan lancar, penuh kekeluargaan dan persaudaraan. Semua merasa puas, misi pun puas. Acaranya baru berakhir jam dua dini hari.
Malam Fado ini merupakan salah satu dari sekian macam kegiatan yang sudah direncanakan Sahabat-sahabat kita ini untuk dapat mengumpulkan 5.000 euro yang merupakan nilai total proyek ini. Peran para awam dalam kelompok “Amigos do Verbo Divino” sangat terasa dalam berbagai acara dan kegiatan di Provinsi. Dengan dan bersama mereka sebagai partner misi banyak kegiatan dan proyek misi dapat direalisasikan.
Kata-Kata Bijak 18
5 de maio de 2009
Noite de Fados

A delegação Regional de Tortosendo do AMIVD (Movimento dos Amigos do Verbo Divino), vai levar a efeito no próximo dia 9 de Maio de 2009, no Seminário do Verbo Divino de Tortosendo, uma grandiosa Noite de Fados.
Este movimento de cristãos leigos, com origem nos Missionários do Verbo Divino, decidiu este ano, em continuidade de anos anteriores, associar-se à campanha Mãos Unidas, da responsabilidade do Secretariado das Missões do Verbo Divino, tomando a seu encargo um dos projectos da Campanha 2009.
O projecto “Vem a minha casa”, tem como finalidade, o auxílio à construção de casas para leprosos em Timor Leste, da responsabilidade das Irmãs Concepcionistas ao Serviço dos Pobres.
O valor do projecto é de 5.000€, o que pensamos atingir com a ajuda e apoio de todos aqueles que connosco têm colaborado e participado nas diversas campanhas de angariação de fundos para tão nobres causas.
Esta Noite de Fados é a primeira de muitas outras iniciativas, das quais destacamos a já célebre Feira Missionária a realizar no Seminário do Verbo Divino de Tortosendo, no próximo dia 21 de Junho de 2009, aquando do Encontro Regional dos Amigos do Verbo Divino.
4 de maio de 2009
Caminhada Vocacional: A Minha Meta é Cristo
O segundo dia prometeu ser longo. Às oito da manhã o pessoal já 'contemplou' o seu pequeno-almoço. E às nove iniciou-se a caminhada rumo a Sameiro, o segundo maior Santuário mariano de Portugal, com a oração e a bênção dos peregrinos. Ainda se juntou um grupo de jovens de Guimarães para esta caminhada. As pessoas começaram a integrar-se, sentiram bem o acolhimento, o calor humano, a boa disposição, a amizade e a fraternidade contruidos no grupo. Todos andaram pelo menos bem. Houve três momentos de reflexão sobre S. Paulo e a vocação. A subida prolongada na recta final custou a alguns mas, graças a Deus, todos chegaram à meta da caminhada.
Etiquetas: caminhada vocacional
3 de maio de 2009
Kata-Kata Bijak: Caminhada-Perjalanan
Etiquetas: caminhada, jovens, kata bijak